Budidaya Seledri, Budidaya Sledri, Budidaya Seledri di Polybag, Budidaya Sledri di Polybag

Cara Menanam Seledri di Polybag

Budidaya Seledri, Budidaya Sledri, Budidaya Seledri di Polybag, Budidaya Sledri di PolybagDaun seledri merupakan salah satu komoditi bumbu masakan yang cukup banyak digunakan di berbagai macam olahan kuliner nusantara. Jika ditinjau dari sektor bisnis, komoditi pertanian yang satu ini tergolong masih sangat potensial untuk dibudidayakan. Disamping itu, cara menanam seledri juga tergolong cukup mudah, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai komoditi usaha sampingan di rumah.

Nah, untuk Anda yang tertarik untuk menjalankan usaha budidaya seledri di rumah, berikut merupakan sedikit panduan cara menanam seledri di polybag yang bisa Anda jadikan sebagai pedoman dalam memulai usaha budidaya seledri di rumah:

Tahap Pemilihan Benih
Kualitas benih memegang peranan yang sangat besar terhadap tingkat kesuksesan usaha budidaya seledri. Normal nya, tanaman seledri hanya akan tumbuh dengan optimal jika benih yang digunakan merupakan benih unggul.

Untuk mendapatkan benih unggul sendiri, Anda dapat membelinya di toko pertanian atau pun dengan menyediakan nya sendiri dari tanaman seledri yang sudah tua (butuh keahlian khusus).

Tahap Pembibitan
Sebelum bisa ditanam di polybag, benih seledri harus disemai atau pun dibibitkan terlebih dahulu. Dalam tahap ini, Anda dapat melakukan aktivitas penyemaian di bedengan semai atau yang telah digemburkan dan telah ditaburi dengan pupuk organik fermentasi (bisa diganti dengan pupuk kandang), dengan dosis 2 kg per meter persegi.

Di masa pembibitan, Anda wajib menyiram bedengan pembibitan secara rutin setiap hari. Disamping itu, di hari ke 15 – 25, Anda juga wajib melakukan aktivitas pemupukan pada lahan bedengan dengan menggunakan pupuk NPK dengan dosis 10 gram per 10 liter air.

Tahap Persiapan Lahan
Karena aktivitas budidaya akan dilakukan di wadah tanam berupa polybag, di tahap persiapan lahan, Anda hanya perlu mengisi polybag dengan menggunakan campuran media tanam berupa tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Untuk menghemat lahan tanam, Anda dapat menempatkan polybag secara bertingkat dengan menggunakan rak khusus dari bambu atau pun kayu.

Tahap Pemindahan Bibit
Tahapan cara menanam seledri di polybag yang selanjutnya adalah pemindahan bibit ke polybag. Bibit seledri normal nya baru bisa dipindahkan setelah memiliki 3-5 helai daun.

Normalnya, dalam satu polybag, para petani seledri yang telah berpengalaman akan menanamkan dua hingga tiga batang bibit seledri. Disamping itu, untuk menjamin tingkat tumbuh bibit, akar bibit seledri yang akan dipindahkan sebaiknya dicelupkan ke dalam campuran pestisida Derosol dan Benlate (dengan konsentrasi 50 persen) selama kurang lebih 15 menit.

Tahap Pemeliharaan
Di masa pemeliharaan, petani seledri wajib melakukan aktivitas penyulaman bibit, penyiangan, penyiraman dan juga pemupukan.

Aktivitas penyulaman biasanya dilakukan setelah tanaman berusia 7 hari sejak pertama kali dipindah ke polybag. Sedangkan aktivitas penyiangan dapat dilakukan kapan saja ketika media tanam dalam polybag telah ditumbuhi hama rumput.

Berbeda dengan aktivitas penyulaman dan penyiangan, aktivitas penyiraman dan pemupukan harus dilakukan secara rutin, yaitu setiap dua kali dalam sehari untuk penyiraman, dan setiap dua minggu sekali untuk pemupukan.

Pupuk yang digunakan dalam tahap pemeliharaan biasanya merupakan campuran beberapa jenis pupuk seperti pupuk NPK, ZA, dan KCL dengan dosis masing – masing 3 gram per polybag.

Masa Panen
Daun seledri biasanya sudah dapat dipanen setelah berusia sekitar 1 – 2 bulan. Normal nya tanaman seledri dapat dipanen secara berulang hingga tiga atau empat kali panen, yaitu setiap 1 – 2 bulan sekali.

Nah, itulah sedikit panduan teknis cara menanam seledri di polybag yang bisa kami sampaikan kepada Anda. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya!



You May Like Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *